Melalui kuasa hukumnya, Ricky Gunawan, Humprey berharap Jokowi mendapatkan sentuhan Tuhan sehingga membatalkan eksekusi mati.
"Dia bilang, 'semoga Tuhan menyentuh hati Presiden Jokowi.' Itu disampaikan sore tadi. Karena dia kan pendeta di dalam Lapas, jadi dia menekankan itu," ujar Ricky saat dihubungi wartawan, Kamis (28/7).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Ricky, beberapa terpidana mati asal Afrika telah menunjukan ekspresi kekecewaan mereka terhadap pemerintah di ruang isolasi Lembaga Pemasyarakatan Batu, Nusakambangan.
Dua warga Zimbabwe yang akan dieksekusi adalah Ozias Sibanda dan Fredderikk Luttar. Sementara itu, terdapat lima warga Nigeria dalam daftar eksekusi mati, yaitu Obina Nwajagu, Humprey Ejike, Michael Titus Igweh, Okonkwo Nongso Kingsley, dan Eugene Ape.
Ada juga satu warga Nigeria berpaspor Senegal, yakni Seck Osmane. Dua terpidana berstatus warga asing adalah Zulfiqar Ali asal Pakistan dan Gurdip Singh asal India.
Empat terpidana mati lain yang akan dieksekusi berstatus WNI. Mereka adalah Freddy Budiman, Merry Utami, Agus Hadi, dan Pujo Lestari.