Anggota Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Charles Honoris mengatakan dirinya meminta agar Wiranto dapat memberikan klarifikasi terkait dengan pelbagai tudingan pelanggaran HAM. Klarifikasi tersebut, katanya, diperlukan agar masyarakat tidak lagi menduga-duga persoalan yang dituduhkan kepada Wiranto.
"Sudah hampir 20 tahun namanya disebut terlibat. Saya sarankan untuk segera klarifikasi jika memang dia (Wiranto) tidak terlibat," Kata Charles kepada CNNIndonesia.com di gedung kampus Paramadina, Jakarta, Kamis (28/7).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Wakil Direktur Amnesty International Asia Tenggara dan Pasifik Josef Benedict menyatakan Presiden Joko Widodo justru menjadikan orang yang pernah didakwa melakukan kejahatan kemanusiaan menjadi pejabat paling kuat di sektor keamanan. Dia menuturkan setelah perintah eksekusi mati, Presiden justru menyerahkan kendali aparat keamanan kepada Wiranto, yang didakwa melakukan kejahatan kemanusiaan oleh PBB.
(asa)