Tak ada korban jiwa akibat kerusuhan ini, namun nilai kerugian diperkirakan mencapai miliaran rupiah.
Menurut Camat Tanjungbalai Selatan, Pahala Zulfikar, massa marah setelah seorang perempuan keturunan Tionghoa memprotes suara azan dan pengajian dari pengeras suara Masjid Al Maksum di depan rumahnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Informasi di lapangan meluas, muncul provokator. Dikatakan wanita itu melempari masjid, imam diusir, menghentikan solat maghrib, itu semua tidak benar," kata Zulfikar kepada CNNIndonesia.com, Sabtu (30/7).
Saat ini situasi sudah kondusif, massa yang diperkirakan berjumlah ribuan orang sebagian telah kembali ke rumah masing-masing. Dalam mengantisipasi kejadian serupa, saat ini setiap wihara dan kelenteng telah dijaga aparat TNI dan Polri.
1.Wihara Tri Ratna di Jalan Asahan,
2.Wihara Avalokitesvera di Jalan Imam Bonjol,
3.Klenteng Dewi Ratna
4.Klenteng Dewi Samudera di Jalan Asahan,
5.Klenteng Tiau Hau Biao di Jalan Asahan
6.Klenteng Lyoung Jalan Sudirman
7.Wihara Vimalakirty
8.Klenteng Hien Tien Siong
9.Klenteng Macho
10.Klenteng Lin Kioe Ing Tong Jalan A Yani
11.Klenteng Huat Cu Keng Jalan Juanda
12.Yayasan Sosial Kemalangan
13.Yayasan Putra Esa (yul)