"Sampai sekarang belum ada pendukung Ahok yang sakit hati dan bilang, 'mana KTP gue?' Faktanya saya belum lihat satu pun pendukung baik di sosial media maupun dunia nyata yang sakit hati," kata Tsamara di kawasan Cikini, Jakarta, Sabtu (30/7).
Relawan Teman Ahok mengklaim mengumpulkan satu juta KTP dari masyarakat Jakarta untuk mendukung Ahok maju melalui jalur independen. Pasca majunya Ahok lewat jalur partai, muncul tagar #BalikinKTPGue yang menjadi viral di sosial media.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sampai sekarang kami belum menemukan. Dari lingkaran terdekat kami dan dari masyarakat juga tidak ada yang menghubungi teman Ahok minta dikembalikan KTP," ucap Tsamara.
"Setelah pilihan Ahok untuk mengambil jalur partai politik, Teman Ahok mulai menyiapkan mekanisme untuk mengembalikan KTP kepada para penyumbang. Kumpulan KTP tidak akan disalahgunakan," kata Singgih di Jakarta (29/7).
Lihat juga:Ahok Diminta Jangan Ganggu Proses PDIP |
Sementara itu, pengamat politik senior dari LIPI, Siti Zuhroh menilai, Ahok, dapat bernasib sama dengan pendahulunya, mantan Gubernur DKI Jakarta periode 2007-2012, Fauzi Bowo.
Foke sapaan Fauzi, saat itu mencalonkan diri kembali pada Pilkada DKI Jakarta 2012 sebagai petahana. Namun ia harus kalah dengan Joko Widodo sebagai "pendatang" baru.
Menurut Siti, ada kesamaan pola dan situasi yang dialami Ahok dan Foke. Selain unggul dalam survei, Ahok juga banyak mendapat dukungan partai politik seperti Foke.
"Yang terjadi dengan Pak Foke, kecele. Ini menunjukkan ada swing voter," ucap Siti di kawasan Cikini, Jakarta, Sabtu (30/7).