Rudy berkata, Kapolri Tito Karnavian telah mengabarinya tentang kerja sama dengan Komnas HAM. Kedua lembaga itu mendorong anggota Mujahidin Indonesia Timur yang masih bersembunyi di hutan untuk menyerahkan diri.
"Kami akan perlakukan mereka sebaik-baiknya seperti yang sudah turun sebelumnya dan melakukan proses hukum dengan seadil-adilnya," kata Rudy di Poso, kemarin, seperti dilansir Antara.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Setelah Santoso ditembak mati Satgas Tinombala, pemerintah terus mengimbau anggota dan simpatisan MIT untuk turun gunung. Informasi sementara, mereka saat ini masih bertahan di Pegunungan Biru, Kecamatan Poso Pesisir Utara, Kabupaten Poso.
Di sisi lain, Komnas HAM telah sepakat dengan Polri dan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme terkait penanganan hukum kasus terorisme Poso. "Tim ini akan jadi mediator agar 16 anggota kelompok Santoso yang tersisa bisa turun tanpa tekanan dan penyiksaan," ujar anggota Tim 13, Busyro Muqoddas.