Teroris individual yang tengah mendapat sorotan saat ini adalah mereka, individu yang sebelumnya bergabung dalam ISIS. Wiranto mengajak negara-negara yang tergabung dalam IMCT untuk bekerjasama menghadapi fenomena lone wolves ini.
"Kembalinya pejuang ISIS ke negaranya masing-masing menciptakan fenomena baru yang dikenal lone wolves. Fenomena ini tantangan baru yang perlu kita antisipasi," ujar Wiranto seperti dilansir dari Antara.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Salah satu contoh aksi teroris individual adalah serangan mematikan menggunakan truk yang sengaja ditabrakkan ke kerumunan orang di Nice, Perancis, awal Juli lalu. Peristiwa tersebut menewaskan sekitar 85 orang.
Lihat juga:Lacak Dana Teroris, BIN Gandeng PPATK |
Pertemuan tersebut dihadiri 20 negara di antaranya Australia, Amerika Serikat, Belgia, Belanda, Prancis, Rusia, Tiongkok, Selandia Baru, Turki, India, Filipina, Inggris, Malaysia, Pakistan dan Kanada.
Tiga organisasi internasional yakni ASEAN, Perserikatan Bangsa-Bangsa dan Interpol juga turut hadir dalam pertemuan tersebut.
Pertemuan IMCT diharapkan menghasilkan pernyataan bersama sebagai penguatan kerja sama internasional terkait penanggulangan terorisme. (wis/asa)