Dalam rekaman Closed Circuit Television (CCTV) pukul 17.23 terlihat Jessica menggaruk paha kanannya berulang kali.
Hal itu dilakukan saat pegawai kafe tengah menolong korban Wayan Mirna Salihin yang mengalami kejang seusai meminum Vietnamese Ice Coffee (VIC). Jessica terlihat berdiri di dekat meja sambil berulang kali menggaruk pahanya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sontak pengunjung sidang yang sebagian besar berasal dari keluarga Mirna pun langsung bersorak. Mereka meneriaki Jessica sebagai tukang bohong.
"Ternyata setelah tasnya ditaruh, kegiatan itu (garuk tangan) masih dilakukan," katanya.
Nuh kemudian mengaitkan dengan perilaku Jessica saat membuka tas pada pukul 16.29. Dari rekaman CCTV, Jessica terlihat mengambil sesuatu dari dalam tasnya. Namun dia tak dapat memastikan apa yang diambil dari dalam tas Jessica.
Menurut Nuh, ada sekitar empat menit kejanggalan yang ditunjukkan Jessica saat itu dari pukul 16.29 hingga 16.33. Dalam kurun waktu tersebut, Nuh menduga racun sianida itu sudah berada di dalam gelas kopi Mirna.
"Kalau sesuai gerakan tangan, titik rawannya sekitar empat menit. Kemungkinan di kurun waktu itu sianida sudah ada dalam gelas," ujarnya.
Meski demikian, Nuh tak menyebutkan penyebab Jessica yang tiba-tiba menggaruk paha dan telapak tangannya. Dia enggan menduga-duga, apakah tindakan itu disebabkan racun sianida yang mengenai permukaan kulit.
Dari keterangan saksi ahli sebelumnya telah disebutkan bahwa racun sianida akan menimbulkan rasa gatal dan panas apabila mengenai permukaan kulit. (obs)