Tanpa dukungan PDIP, Ahok, sapaan Basuki, masih menjadi sosok yang paling berpeluang memenangkan Pilkada DKI Jakarta. Hal itu diungkapkan oleh pengamat politik dari Universitas Paramadina Jakarta, Hendri Satrio setelah diskusi bertajuk "Tensi Tinggi Pilkada DKI" di Warung Daun, Cikini, Jakarta, Sabtu (14/8).
"Ahok ini melalui PDI Perjuangan atau tidak, peluangnya tetap paling tinggi," kata Hendri.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun kata Hendri, peluang Ahok tetap lebih besar dibandingkan kandidat bakal calon gubernur yang lain karena statusnya sebagai Gubernur DKI Jakarta.
Pencalonan Sandiaga bahkan belum bisa dipastikan. Pasalnya Gerindra sebagai partai pendukung Sandiaga diharuskan berkoalisi untuk memenuhi jumlah kursi yang dibutuhkan sebagai syarat pencalonan.
Wakil Sekretaris Jenderal PDIP Eriko Sotarduga mengatakan, partainya masih akan menunggu masukan dari Presiden Joko Widodo untuk memutuskan bakal calon yang akan diusung pada Pilkada DKI Jakarta tahun depan. Saran Jokowi nantinya akan dibawa ke rapat Dewan Pimpinan Pusat PDIP.
"Bagaimanapun, dia (Presiden Jokowi) tentu akan memberikan tanggapan. Kami harus mendengar secara keseluruhan," ujar Eriko pada Jumat (12/8) kemarin. (wis/wis)