Kepala Polres Jaksel Komisaris Besar Tubagus Ade Hidayat memastikan tidak ada korban tewas maupun korban luka bakar. “Penghuni ada beberapa yang pingsan karena sesak nafas dan panik,” ucap Tubagus kepada CNNIndonesia.com.
Tubagus mengatakan saat terjadi kebakaran ada sebanyak 78 penghuni yang langsung diselamatkan oleh regu pemadam kebakaran dibantu aparat kepolisian. “Waktu evakuasi listrik di apartemen mati sehingga menjadi gelap,” ujarnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Malam ini, kata Tubagus, setelah semua penghuni dievakuasi sebagian ditempatkan di lobi apartemen. Petugas kepolisian sudah garis polisi untuk melakukan penyelidikan mengenai penyebab kebakaran. “Kami selidiki asalnya api dari mana dan apa penyebabnya,” ujarnya.
Keberadaan Apartemen Parama bermasalah. Apartemen yang berada di kawasan strategis itu telah disegel sejak 14 Maret 2016. Menurut Wali Kota Jakarta Selatan Tri Kurniadi, seharusnya gedung ini tidak dipakai lagi.
Rencananya Senin besok, Tri akan memanggil pengelola apartemen untuk membicarakan hal ini. "Seharusnya tidak boleh dipakai gedung ini. Itu yang akan kita selidiki. Kita akan cek nih. Harusnya segel mati, tidak boleh dipakai," kata Tri Kurniadi saat diwawancara wartawan di Apartemen Parama, seperti dilansir Detikcom.
(obs)