Menurut juru bicara Pospera Sarmanto Tambunan, hinaan dilayangkan Gendo melalui akun twitter miliknya @gendovara. Dalam kicauannya, Gendo memelesetkan singkatan Pospera menjadi Posko Pemerasan Rakyat. Sementara nama Adian Napitupulu dipelesetkan menjadi Napitupulus.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Permintaan klarifikasi tersebut sekaligus desakan agar Gendo meminta maaf. Namun hingga kini tidak ada respons dari Walhi atau Gendo. Karena itu langkah hukum ditempuh agar masalah ini bisa diselesaikan sekaligus untuk meredam kemarahan para anggota Pospera.
Sejauh ini, baru Pospera sebagai organisasi yang akan melaporkan kasus ini ke kepolisian. Sementara Adian sendiri, kata Sarmanto, belum akan melaporkan kasus ini. "Kami akan tanyakan dulu ke dia (Adian)," katanya.
Wayan Gendo Suardana seperti tercantum dalam biodata akun Twitter @gendovara merupakan Koordinator Forum Rakyat Bali Tolak Reklamasi (ForBALI) Teluk Benoa. Dalam situs resmi Walhi, nama Gendo tercantum sebagai Anggota Dewan Nasional Walhi periode 2016-2020. (sur)