"Saya kira PDI Perjuangan enggak deklarasi begitu cepat," kata Ahok di Balai Kota, Jakarta, Senin (15/8).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ahok meski belum yakin bakal kembali disokong PDI Perjuangan, menyatakan hubungannya dengan partai tersebut baik-baik saja. Tak cuma hubungan, keduanya juga punya visi dan misi yang sama.
Ditanya perihal calon wakil yang akan mendampinginya dalam Pilkada 2017, Ahok enggan bicara banyak. Sampai Oktober 2017, Ahok menyebut wakilnya adalah Djarot. "Lu pengin gue selingkuh?" katanya sedikit bercanda.
Sebagai partai pemilik suara terbanyak di DPRD DKI Jakarta (28 kursi) PDI Perjuangan berhak mengusung pasangan calon sendiri. Sejumlah nama digadang-gadang bakal diusung PDI Perjuangan. Beberapa hari lalu nama Tri Rismaharini mengemuka.
Wali Kota Surabaya tersebut dinilai lembaga survei, elektabillitasnya paling bisa mendekati Ahok.
Namun alih-alih mengumumkan dukungan, PDI Perjuangan malah membentuk koalisi bersama Gerindra, Demokrat, PAN, PPP, PKB, dan PKS. Salah satu anggota koalisi, Gerindra, sebelumnya sudah mengusung Sandiaga Uno. Nama pengusaha itu disebut-sebut bakal dipasangkan dengan calon gubernur dari PDI Perjuangan. (sur)