Perempuan berusia 16 tahun ini adalah salah satu anggota Paskibraka yang batal dikukuhkan Presiden RI Joko Widodo karena memiliki paspor Perancis.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat ditanya kecenderungannya dalam memilihi kewarganegaraan, Gloria menegaskan bahwa dia sepenuhnya adalah orang Indonesia.
"Itu yang ditanamkan di Paskibraka. Kalau bukan saya penerus bangsa, siapa lagi? Mau ke mana negeri ini? Perancis punya generasi penerus bangsa sendiri dan kita (Indonesia) juga ada."
"Kami belajar mencintai negeri ini dari hati dan saya juga tidak pernah menyalahkan kejadian yang menimpa saya ini adalah kesalahan tim seleksi. Mungkin saya lalai juga, kan banyak faktornya. Saya mencoba mengerti dan menghargai UU Indonesia," ucap Gloria.
Sementara itu Menpora Imam Nahrawi kagum dengan jiwa besar dan sikap lapang dada yang ditunjukan Gloria. Menurutnya kehadiran sosok Gloria dapat memberikan semangat dan inspirasi baru bahwa anak muda indonesia tidak boleh berhenti meneruskan cita-citanya ketika diadang persoalan.
Gloria adalah pelajar dari depok dan ikut seleksi paskibraka dan lolos sampai tahap nasional.
"Dia (Gloria) menginspirasi saya. Saya juga sempat sedih sekali. Bayangan saya Gloria akan marah, tapi ternyata tidak," kata Imam.
"Kami (Kemenpora) sudah berusaha sebaik mungkin. Mendatang pelajar indonesia pun harus hebat dan punya watak tidak menyerah, optimistis, dan gloria sudah melakukannya," lanjut Imam lagi. (den)