Hasil survei Manilka pada bulan ini menyebutkan, elektabilitas Ahok hanya sebesar 43,6 persen atau turun dari hasil survei Juni sebesar 49,3 persen.
"Elektabilitas Ahok menurun dari bulan lalu, meski masih berada di urutan pertama," kata Managing Director Manilka, Herzaky Mahendra Putra, Minggu (21/8).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara, di posisi ketiga terdapat nama Ustad Yusuf Mansur dengan perolehan 9,6 persen yang disusul Wali Kota Bandung Ridwan Kamil sebesar 7,1 persen dan Yusril Ihza Mahendra 5,9 persen.
Survei yang dilakukan pada 6-11 Agustus itu menggunakan 440 responden melalui wawancara acak di enam wilayah DKI Jakarta, dengan tingkat margin of error 4,7 persen, dan tingkat kepercayaan 95 persen.
Menanggapi hasil tersebut, calon yang diusung Partai Gerindra Sandiaga Uno menilai hasil survei menandakan kerja kerasnya 'blusukan' ke masyarakat Jakarta sudah mulai menunjukan hasil.
"Melihat angka ini, saya harus kerja keras lagi. Dari 10 orang Jakarta, hanya 5 yang kenal saya. Saya perlu blusukan lagi ke kawasan padat penduduk agar masyarakat lebih mengenal," ujarnya.
Meski masih jauh berada di bawah Ahok, Sandiaga berkata pada Pilkada mendatang, masyarakat Jakarta tidak lagi hanya menentukan pilihannya pada satu calon saja. (gen)