"Kami akan video conference bersama Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Menteri Dalam Negeri, Kepala Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika, serta Badan Nasional Penanggulangan Bencana di daerah," kata Tito di Markas Besar Polri, Jakarta Selatan.
Konferensi video akan mengikutsertakan sejumlah kepala daerah yang wilayahnya rawan kebakaran hutan dan lahan. Polri juga akan membahas perkembangan penanganan sejumlah kasus kebakaran hutan dan lahan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri, Brigadir Jenderal Agus Rianto, mengatakan bahwa tim gabungan dari Badan Reserse Kriminal Polri, Inspektur Pengawasan Umum Polri, dan Profesi dan Pengamanan Polri masih melakukan penyelidikan atas SP3 tersebut.
Dua pekan lalu, Tito telah meminta tujuh Kapolda di wilayah rawan kebakaran hutan dan lahan untuk meningkatkan langkah mengantisipasi terjadinya kebakaran hutan dan lahan.
Tujuh Kapolda itu adalah Kapolda Riau Brigjen Supriyanto, Kapolda Sumatera Selatan Irjen Djoko Prastowo, Kapolda Jambi Brigjen Yazid Fanani, Kapolda Kalimantan Barat Brigjen Musyafak, Kapolda Kalimantan Selatan Brigjen Erwin Triwanto, Kapolda Kalimantan Tengah Brigjen Fahrizal, dan Kapolda Papua Irjen Paulus Waterpauw. (wis/agk)