Mengutip Antara, kejadian tersebut terjadi di landasan pacu (runaway) 03-21, sekitar pukul 12.20 WITA. Communication Head and Legal Section Angkasa Pura I Turah Ajari berkata, insiden itu tidak menyebabkan korban jiwa.
Kepala Penerangan dan Perpustakaan Komando Operasi Angkatan II Makassar Mayor Agus Salim berkata, pecah ban tersebut menyebabkan kerusakan kecil pada pesawat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sesaat setelah insiden, Tim AFFR Comando Car dan Sides serta Avacec langsung mengevakuasi pilot yang menerbangkan Sukhoi itu. Sekitar pukul 13.50 WITA, pesawat itu ditarik menuju hanggar.
Jemi berkata, insiden pecah ban pada pesawat Sukhoi bukanlah peristiwa yang aneh. Mengibaratkan pesawat tempur seperti mobil, menurutnya kejadian itu bisa saja terjadi pada setiap jenis kendaraan bermesin.
"Bukan kejadian luar biasa. Satu jam dikerjakan, ban langsung diganti. Saat ini pesawat sudah bisa digunakan lagi," ujarnya. (abm/agk)