Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Polri Inspektur Jenderal Boy Rafli Amar mengatakan, percikan api dari bom itu keluar saat pelaku hendak menghampiri pastor yang akan berkhutbah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Karena bom tak sempat meledak, Boy memastikan pastor dan seluruh jemaat gereja selamat. Sementara pekaku yang mengalami luka bakar segera dilarikan ke rumah sakit untuk mendapat perawatan.
Saat ditanya identitas pelaku, Boy hanya menyatakan bahwa namanya adalah Ivan. "Nama lengkapnya saya tidak tahu," katanya. Boy juga belum bisa memastikan keterkaitan pelaku dengan jaringan kelompok radikal.
Pria tersebut saat itu juga membawa senjata tajam jenis pisau yang diduga akan digunakan untuk menyerang pastor. Aksi pelaku tersebut terhenti karena keluar percikan api dari tasnya.
Jemaat langsung menghubungi pihak polisi. Petugas kepolisian yang datang tak lama kemudian, segera mengamankan lokasi. Tim penjinak bom juga diturunkan untuk mendeteksi keberadaan bom di lokasi. (sur)