"Itu teknik teror saja. Tujuannya kan supaya neror saya. Iya, dong. Jelas itu manggil Ahok-Ahok, tampangnya beda kok," kata Ahok, sapaan Basuki, di Balai Kota, Jakarta, Selasa (30/8).
Ahok menilai orang-orang tersebut merupakan orang yang pengecut karena melancarkan aksi teror kampungan. Ahok menyebut orang itu tak akan berani melakukan aksi di hadapannya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat ini, Ahok menyebut aparat tengah melakukan pemeriksaan terhadap petugas TransJakarta yang tengah bertugas. Ahok mengira petugas itu tidak berani mengambil tindakan karena takut dan kalah jumlah dengan pelaku pengeroyokan.
Dia menceritakan mulanya empat orang pria masuk ke dalam Bus Tranjakarta yang ditumpanginya di Halte Semanggi. Kala itu, kondisi bus sedikit lengang dan Andrew berdiri di antara pintu tengah dan belakang Bus Transjakarta yang bergandengan.
Setelah masuk ke dalam bus, menurut Andrew, keempat pria itu langsung berteriak menyebutkan nama Ahok. Keempat orang itu langsung menjadikan Andrew sebagai sasaran. Andrew diprovokasi dengan berbagai ucapan rasis, kemudian ditantang untuk berkelahi. Andrew yang terus mencoba menghindar, malah menerima pukulan di bagian wajah.