Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dakhiri menyatakan pihaknya masih melakukan mediasi dengan Arab Saudi dan Saudi Binladin Group terkait dengan persoalan tertahannya ribuan TKI di negara tersebut. Perusahaan konstruksi itu diduga bermasalah dengan keuangan internal sehingga melakukan pemecatan ribuan pekerja.
Walaupun demikian, pemerintah mengklaim pihaknya sudah mengirimkan sejumlah TKI ke Indonesia, namun tak disebutkan berapa detailnya. Hanif menegaskan pihaknya masih melakukan upaya mediasi dengan kedua pihak tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hanif mengatakan terdapat beberapa pilihan yang ditawarkan terkait dengan upaya penyelesaian masalah tersebut.
Hanif meminta masalah tersebut tak usah dibesar-besarkan karena saat ini pemerintah terus melakukan upaya mediasi.
Diketahui, Saudi Binladin Group mengalami kerugian miliaran real sejak pemerintah Arab Saudi menolak untuk memberikan kontrak baru setelah peristiwa alat pengerek milik perusahaan yang roboh. Alat itu digunakan pada proyek perluasan Masjidil Haram, namun roboh sehingga mengakibatkan 107 orang meninggal dunia saat musim haji lalu.
Seperti dilansir Antara, hal itu menyebabkan Saudi Binladin mengalami kesulitan finansial dan tidak sanggup membayar gaji para pekerja hingga harus melakukan pemutusan hubungan kerja sepihak. Mereka yang dipecat adalah 77.000 pekerja asing.
(asa)