Gubernur yang akrab disapa Ahok itu menaiki bus bemerek Mercedes-Benz itu dari Halte Waduk Pluit. Halte itu merupakan Halte TransJakarta terdekat dari rumah Ahok, di Pantai Mutiara, Pluit.
Sekitar pukul 07.50 WIB, Ahok sampai di Halte Balai Kota. Halte yang semula sepi itu mendadak ramai karena kedatangannya. Ahok terlihat semringah ketika turun dari bus TransJakarta itu. "Seru loh. Bagus, enak banget, ini suspensi khusus," tutur Ahok.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kendati demikian, Ahok mengibaratkan perjalanannya ini seperti menaiki bus wisata dengan kursi yang empuk dan nyaman. Kursi di bus TransJakarta itu ditata secara berhadap-hadapan dengan jarak yang lebar.
Di masa mendatang, Ahok mengatakan, Pemprov DKI Jakarta memiliki 152 bus dengan lantai rendah. "Kalau lower deck akan datang 152, itu Mercy, Scania, Volvo," ujar Ahok.
Direktur TransJakarta Budi Kaliwono yang ikut dalam perjalanan bersama Ahok mengatakan, dia akan menyediakan bus berukuran sedang dengan panjang 10 meter. Secara bertahap hingga April 2017 sebanyak 300 bus akan beroperasi di semua koridor TransJakarta.
Dia menargetkan November mendatang akan datang 100 bus. Penambahan bus ini, kata Budi, bertujuan untuk mengurangi waktu antar bus sehingga perjalanan menjadi lebih cepat.
Bus TransJakarta juga akan menjangkau beberapa perumahan untuk menarik penumpang yang lebih banyak. Budi mengatakan TransJakarta menargetkan penumpang sebanyak 15 juta perbulan, sementara bulan lalu baru mencapai 11,6 juta penumpang. (wis)