Namun, Guntur membantah tudingan yang menyebut para perwira tersebut tengah berpesta dan bernegosiasi dengan bos PT APSL.
"Foto itu benar. Orang-orangnya benar. Tapi tidak sedang berpesta atau seperti yang diberitakan media (bernegosiasi). Mereka hanya bertemu biasa saja," kata Guntur kepada CNNIndonesia.com, Sabtu (3/9) siang.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Guntur mengatakan, Polda Riau memang tengah menyelidiki PT APSL dalam kasus kebakaran hutan dan lahan baru-baru ini. Namun ia membantah pertemuan itu tersangkut dengan penyelidikan kasus tersebut.
Guntur mengatakan, pertemuan itu bermula ketika Polda Riau mengutus sebuah tim ke Pekanbaru untuk mengusut kasus kerusuhan di Mapolres Meranti yang terjadi akhir Agustus lalu.
Saat itu, tim menginap di salah satu hotel di Pekanbaru dan tengah berbincang di sebuah meja di lobi hotel tersebut.
"Lalu tim kami kedatangan pemilik hotel bersama bos PT APSL. Mereka sempat berbincang dan berfoto bersama. Setelah itu kembali ke meja masing-masing. Jadi pertemuan itu tidak direncanakan," ujar Guntur.
Soal kehadiran Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Toni Hermawan, Guntur mengatakan Kapolresta sengaja datang untuk menemui tim dari Polda Riau yang merupakan teman satu angkatan.