"Pimpinan sekuriti Exxon Mobil diperiksa untuk pendalaman," kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Awi Setiyono, seperti dikutip dari ANTARA, Minggu (4/9).
Awi menuturkan, pemeriksaan pimpinan satuan pengamanan itu mengacu pada pengakuan tersangka AJ yang mengklaim pernah bekerja sebagai satpam Exxon Mobil sejak 2010-2016.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Awi menyebutkan, penyidik juga meminta keterangan asisten rumah tangga Asep bernama Reni yang melarikan diri saat terjadi penyekapan.
Sebelumnya, polisi menduga ada pelaku lain selain AJ dan S. Saat ini, petugas masih menganalisis barang bukti rekaman tersembunyi dan keterangan beberapa saksi mata di lokasi kejadian. "Ada keterangan dari saksi mata, dua pelaku yang ditangkap diantar pelaku lain ketika datang ke lokasi kejadian," imbuh Awi.
Tersangka AJ dan S terlibat perampokan dan penyekapan selama sembilan jam terhadap keluarga Asep Sulaiman di kawasan perumahan Pondok Indah, Jakarta Selatan, Sabtu (3/9). Petugas Polda Metro Jaya melumpuhkan aksi pelaku kejahatan bersenjata api tersebut tanpa ada korban jiwa.