Kepala Div Propam Polri Inspektur Jenderal M. Iriawan mengungkapkan hal-hal yang akan diperiksa termasuk minuman yang ada dalam foto tersebut. Apabila minuman dalam foto tersebut mengandung alkohol, maka akan diberikan sanksi disiplin.
"Kami dalami termasuk soal etika, itu minuman jenis apa dan bill siapa yang bayar," ujar Iriawan saat ditemui di gedung DPR/MPR RI, Senin (5/9).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Rencananya, kata Iriawan, para perwira di foto itu akan dibawa ke Mabes Polri untuk dilakukan pemeriksaan.
Dalam foto yang tersebar beberapa hari lalu terdapat Kapolresta Pekanbaru Kombes Toni Hermawan, Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Riau Kombes Rifai Sinambela, Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Riau Kombes Pol Surawan, serta sejumlah polisi di jajaran Polda Riau.
Pertemuan itu memicu tuduhan miring terhadap Polda Riau. Salah satunya adalah dugaan persekongkolan atau kongkalikong antara Polda Riau dengan perusahaan sawit, terutama PT APSL terkait dengan kasus kebakaran hutan dan lahan.
Terlebih, foto itu beredar beberapa bulan setelah Polda Riau mengeluarkan SP3 terhadap 15 perusahaan yang diduga melakukan pembakaran hutan dan lahan di Riau.
Menurut Iriawan awalnya beredar isu para perwira kepolisian bertemu dengan perusahaan yang kasus kebakaran hutannya dihentikan penyidikannya seperti terekam dalam foto.
Lihat juga:KLHK: APSL Bakar Lahan 2.000 Hektare di Riau |