"Ledakan ruko di Jalan Harimau itu memang bikin kaget karena terjadi di malam takbiran. Tapi setelah saya cek di lokasi itu dan ternyata memang tidak ada izinnya," katanya di Makassar, seperti dilansir Antara, Senin (12/9).
Danny Pomanto, sapaan akrab wali kota, mengatakan ledakan ruko yang terjadi itu menjadi perhatian nasional karena Wakapolri juga sempat menyinggung ledakan tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya sudah cek dan memang tidak ada izinnya. Pokoknya semua SKPD yang berkenaan dengan izin apapun itu harus selektif dan kalau melanggar ada Satpol yang bisa menegakkan Perda," ujarnya.
"Kejadian semalam itu sangat membahayakan masyarakat. Bayangkan saja, sampai keras begitu ledakannya, bahkan dikira masyarakat itu ledakan bom. Nanti kita akan operasi dan kalau ditemukan langsung kita segel," jelasnya.
Murni Kecelakaan
Sementara itu, Kapolda Sulawesi Selatan Irjen Anton Charliyan menyatakan, ledakan tabung gas di ruko berlantai dua milik S di Jalan Harimau RT/RW 005/003, Kelurahan Maricayya, Kecamatan Makassar itu adalah murni kecelakaan.
"Murni kecelakaan, jangan dikaitkan dengan aksi terorisme apalagi pada saat Idul Adha. Masyarakat tidak perlu cemas dengan kejadian itu karena sudah ditangani anggota," katanya. (asa)