Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengatakan, Tim Independen akan mengumumkan hasil temuannya pada Kamis (15/9) mendatang.
"Nanti akan diumumkan secara resmi hari Kamis oleh tim," kata Tito di Mabes Polri, Jakarta, Selasa (13/9).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Terpisah, Penanggung Jawab Tim Independen, Komisaris Jenderal Dwi Priyatno, menyatakan telah merampungkan seluruh tugas pencarian fakta. Inspektur Pengawasan Umum Polri ini menyatakan, tim akan segera mengumumkan fakta yang telah ditemukan ke publik.
Latief diduga mengetahui informasi terkait apa yang diutarakan Freddy soal keterlibatan oknum polisi dalam peredaran narkotik.
Kemudian, tim menyambangi Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya. Tim meminta keterangan penyidik, termasuk dua penyidik polisi di Polda Metro Jaya yang telah diberhentikan dan dipidana karena terbukti membantu bisnis Fredi.
Keterangan Petugas LP
Tim juga bertolak ke Pulau Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah. Di sana, tim meminta keterangan para petugas lembaga pemasyarakatan dan para terpidana yang ikut menyaksikan pertemuan Fredi dengan Haris pada 2014, salah satunya adalah John Kei, terpidana kasus pembunuhan.
Tim pun memeriksa mantan Kepala Lembaga Pemasyarakatan Nusakambangan Liberty Sitinjak.
Sejauh ini, Tim Independen menyatakan bahwa tulisan Haris Azhar itu sesuai dengan temuan di lapangan. Anggota Tim Independen Hendardi mengatakan apa yang ditulis Koordinator KontraS itu benar adanya tanpa ada yang dikurangi atau dilebihkan. (sur/asa)