"Orang-orang mengatakan, Pak Wiranto nanti enggak akan menyelesaikan itu. Saya akan menyelesaikan, saya jamin. Saya akan terus bekerja untuk menyelesaikan masalah itu," ujar Wiranto usai rapat di Badan Anggaran DPR, Jakarta, Rabu (14/9).
Mantan Panglima ABRI itu mengatakan, kementeriannya masih mengkaji beberapa rekomendasi dan masukan dari berbagai pihak. Wiranto menyatakan akan melanjutkan penyelesaian masalah HAM masa lalu pasca-1965 yang sudah tercatat di kementeriannya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Intinya kami tidak mengabaikan itu. Jangan khawatir bahwa itu kemudian kami abaikan," ujar Wiranto.
"Perlu dicatat bahwa jangan sampai dalam menyelesaikan itu saling menuduh," kata Wiranto.
Setelah rumusan simposium itu dipadukan dengan rekomendasi dari berbagai pihak, Wiranto akan meneruskan hasilnya kepada Presiden Joko Widodo. Hasil akhir penyelesaian Tragedi 1965 akan diumumkan oleh Jokowi.
Di pihak lain, para korban pelanggaran HAM Tragedi 1965 telah menyambangi beberapa lembaga negara, seperti Dewan Pertimbangan Presiden dan Lemhannas. Mereka melakukan kunjungan untuk mendesak pemerintah segera menyelesaikan kasus itu.
Rencananya, para korban juga akan mendatangi Kemenko Polhulam untuk menanyakan perkembangan hasil rekomendasi simposium yang telah diserahkan Mei lalu.