"Tesnya gampang. Untung hanya diambil rambut 50 gram, enggak buat saya pitak," ujar Ahok, sapaan Basuki, saat hendak meninggalkan BNN, Minggu (25/9).
Ahok-Djarot Saiful Hidayat adalah pasangan pertama yang tiba di BNN. Sepuluh menit kemudian, Anies Baswedan-Sandiaga Uno datang dan langsung masuk ke laboratorium.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tes narkotik yang dijalani ketiga pasangan cagub-cawagub DKI Jakarta itu tak makan waktu lama. Sekitar 40 menit kemudian, masing-masing pasangan mulai keluar laboratorium sesuai urutan kedatangan mereka.
"Karena ASN (aparatur sipil negara) cerminan negara," kata Anies.
Urine dan rambut merupakan bagian tubuh yang dapat merekam jejak atau menyimpan riwayat pemakaian narkotik.
BNN tidak menggunakan metode pemeriksaan darah dalam rangkaian tes narkoba untuk para cagub-cawagub.
"Karena rambut menyimpan jejak masa pemakaian narkotik paling lama sekitar tiga bulan, sementara urine yang paling cepat (tiga hari). Jadi kami memakai metode sampel rambut dan urine saja," ucap Slamet.
Selanjutnya, BNN akan memberikan hasil tes narkotik tersebut kepada KPUD Jakarta.
"Tes rambut akan memakan waktu lebih lama dibanding urine yang dapat diketahui setelah lima menit. (Hasil tes) akan diupayakan selesai dalam kurun waktu 24 jam," ujar Slamet.
Seluruh hasil tes dijadwalkan selesai empat hari mendatang, Kamis 29 September. (agk)