Longsor terparah terjadi di Bukit Parangkudo. Tebing setinggi delapan meter dengan lebar empat meter ambruk menutup akses jalan dari Jagalan menuju Suroloyo.
Material longsor di Parangkudo itu menutupi jalan sepanjang 20 meter dengan ketebalan mencapai 2,5 meter dan lebar enam meter.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat longsor terjadi sekitar pukul 19.30 WIB, Suratman sedang melintasi jalan itu. Sepeda motornya lantas tertimpa material longsor.
Menurut Kadus, hujan deras yang mengguyur Magelang sejak siang hingga malam memicu terjadinya longsor. Longsor bahkan berlangsung beberapa kali, tak cuma sekali.
Puluhan sukarelawan Sigap Merapi, JME, warga Desa Wonokriyo, dan Tim Reaksi Cepat Badan Penanggulangan Bencana Daerah Magelang lantas bekerja bakti menyingkirkan material longsor dengan peralatan sederhana seperti cangkul dan sekop.