"Dari kondisi atmosfer terkini masih terpantau beberapa indikasi munculnya potensi hujan lebat disertai kilat atau petir disertai angin kencang," kata Humas BMKG Hary T Djatmiko dalam keterangan yang diterima Senin (26/9).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Masyarakat diimbau agar tetap waspada dan berhati-hati terhadap dampak bencana yang dapat ditimbulkan seperti banjir, tanah longsor, banjir bandang, genangan, pohon tumbang, dan jalan licin," kata Hary.
Potensi gelombang laut tinggi juga diperkirakan melanda wilayah perairan Samudera Hindia Barat Sumatera, Selat Sunda bagian Selatan, Perairan Selatan Pulau Jawa hingga Selatan NTB, Samudera Hindia Selatan Pulau Jawa hingga Selatan NTB.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana secara terpisah turut mengimbau masyarakat untuk lebih meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan dalam menghadapi banjir, longsor, dan puting beliung.
Hujan lebat yang mengguyur sejumlah daerah menjadi sorotan lantaran telah menyebabkan bencana longsor dan banjir bandang di beberapa titik wilayah Indonesia.
"Ancaman akan meningkat seiring meningkatnya curah hujan. Pengaruh La Nina, Dipole mode, dan hangatnya perairan laut di Indonesia sangat nyata meningkatkan curah hujan," kata Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho. (gil/rdk)