"Nanti. Setelah tanggap darurat," ujar Kepala Staf Presiden Teten Masduki di Kompleks Istana Kepresidenan, Senin (26/9).
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Garut Dadi Djakaria sebelumnya mengatakan, pemerintah Garut menetapkan tanggap darurat berlaku selama tujuh hari.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Teten menyampaikan, pemerintah akan mengatasi kerusakan hulu di Garut setelah tanggap bencana. Kerusakan hulu menjadi salah satu penyebab banjir bandang di Garut.
"Nanti dicanangkan setelah tanggap darurat. Akan dibuat action plan bersama memulihkan kawasan itu," kata dia.
Hingga kini, sekitar 2.494 personel dari relawan dan berbagai institusi dilibatkan mencari korban. Mereka akan disebar ke lima titik yakni Lapangan Paris, Sungai Cimanuk, Sungai Cimacan, Leuwi Daun dan Waduk Jatigede di Kabupaten Sumedang. (rdk)