Berbekal modal tersebut, Sohibul menyebut Agus yang berpasangan dengan Sylviana Murni itu, sebagai kandidat yang wajib diwaspadai dalam Pilkada DKI Jakarta 2017.
Agus diusung oleh Partai Demokrat, PKB, PPP, dan PAN yang tergabung dalam Poros Cikeas. Mereka akan berhadapan dengan pasangan petahana Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat, serta pasangan yang diusung PKS dan Gerindra, Anies Baswedan-Sandiaga Uno.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Agus putra SBY. Bagaimanapun, SBY presiden yang sangat melegenda. Pemilih SBY di masa lalu pasti akan mempersonifikasikan Agus dengan SBY," kata Sohibul di Jakarta, Kamis (29/9).
Agus memang bukan prajurit biasa. Sejumlah penghargaan dan prestasi dia raih baik dari dalam negeri dan luar negeri.
Salah satu prestasi Agus adalah nilai akademiknya saat menyelesaikan pendidikan militer selama satu tahun di US Army Command and General Staff College (CGSC), Fort Leavenworth, Kansas, AS.
Agus lulus dengan Indeks Prestasi Kumulatif 4 dan menerima lencana internasional dari Deputi Komandan CGSC Mayor Jenderal Hughes.
Putra sulung SBY itu juga meraih gelar Master of Arts (MA) dalam Leadership and Management dari George Herbert Walker School of Business and Technology, Webster University, juga dengan IPK 4.
Tak hanya itu, kata Sohibul, Agus juga didampingi oleh Sylviana Murni, birokrat berpengalaman yang berkarier di lingkungan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.
"Sosok Sylvi ini luar biasa. Ia akan menyedot suara dari kaum perempuan. Karena itu, kami tidak meremehkan semua pasangan," kata Sohibul. (wis/asa)