Salah satu berkas persyaratan yang kurang dimiliki oleh pasangan Agus Harimurti Yudhyono dan Sylviana Murni. Anggota tim pemenangan Agus-Sylvi, Vike Verry Ponto mengaku belum menyerahkan surat pengunduran diri Agus dari TNI.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pasangan Basuki Tjahaja Purnama dan Djarot Saiful Hidayat juga memiliki kekurangan syarat. Djarot mengaku belum menyerahkan surat bebas pidana dari pengadilan. Dia pun berniat segera melengkapi berkas tersebut.
Sebenarnya, kata Djarot, tanpa menyertakan surat dari pengadilan, warga Jakarta sudah tahu bahwa ia dan Ahok tak pernah dipidana. Namun demi menghormati aturan dari KPU Jakarta maka surat itu akan mereka lengkapi.
"Kami usahakan selesai walaupun semua orang tahu Ahok-Djarot tak pernah dipidana," ujar dia.
Pasangan Anies Baswedan dan Sandiaga Uno juga disebut memiliki kekurangan. Keduannya belum menyerahkan berkas pendidikan yang harus dilegalisir.
Sandiaga Uno dianggap belum menyerahkan berkas pendidikan sarjana dan magister miliknya, selain itu surat pemberitahuan pajak terhutang (SPPT) lima tahun terakhir miliki Anies dan Sandi juga disebut belum diserahkan.
Namun pernyataan itu langsung dibantah oleh tim pemenangan Anies-Sandi. Sekretaris tim pemenangan Anies-Sandi, Syarif, mengatakan berkas-berkas itu sudah diserahkan ke KPUD pada Jumat (30/9) kemarin. (rel)