"Semua orang pasti punya pandangan, ini demokrasi, ya kita hargai lah," ujar Agus dijumpai pada acara "Tjanting Fun Day", Gelora Bung Karno, Jakarta, Minggu pagi (2/10).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dikonfirmasi secara terpisah, politikus Demokrat Roy Suryo mengatakan Ruhut dan Hayono secara de facto sudah tidak dianggap lagi oleh kader partai sebab yang bersangkutan tidak pernah terlihat lagi di kantor DPP Partai Demokrat.
Roy mengatakan keduanya akan segera diproses oleh Komite Pengawas Partai Demokrat untuk mempertanggungjawabkan perbedaan sikapnya tersebut.
Pilkada DKI Jakarta diikuti tiga kandidat pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta. Mereka antara lain diurutkan sesuai jadwal pendaftaran ke KPUD DKI Jakarta yakni Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat yang didukung PDIP, Golkar, Hanura, Nasdem; Agus Harimurti Yudhoyono-Sylviana Murni yang didukung Demokrat, PAN, PKB, PPP; serta Anies Baswedan-Sandiaga Uno yang didukung Gerindra serta PKS.
Belakangan Ruhut dan Hayono dikabarkan tidak bersedia mendukung Agus-Sylviana. Keduanya justru mendukung pasangan Ahok-Djarot Saiful. (antara)