Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo mengatakan, pelaksanaan lelang akan dikebut untuk memenuhi kebutuhan blanko. Ia menilai pengadaan itu mendesak karena animo masyarakat untuk merekam data e-KTP semakin tinggi.
"Awal Oktober itu sudah mulai baik, masyarakat mulai banyak merekam data. Mudah-mudahan pertengahan tahun depan sudah selesai semua (perekaman e-KTP)," ujarnya di Jakarta, Senin (3/10).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau ada warga yang punya hak pilih belum merekam data, jangan salahkan kami. Kami sudah beri kelonggaran, meski belum dapat KTP elektronik mereka dapat formulir perekaman," ujarnya.
Jika perekaman telah selesai, Kemendagri yakin masalah data ganda kependudukan akan hilang.
"Pemerintah ingin ada nomor induk tunggal untuk KTP, asuransi, SIM, paspor, apapun. Oleh karena itu masyarakat saya imbau luangkanlah waktu untuk merekam datanya," kata Tjahjo beberapa waktu lalu.