Kepada CNNIndonesia.com, Indosat Ooredoo menyatakan bahwa perusahaan tidak memiliki maksud apapun terkait simbol palu-alit dan gambar bendera Uni Soviet yang ada di papan reklame tersebut.
Reklame itu menampilkan poster film serial The Americans yang sudah tayang sejak sejak 2013 di Amerika Serikat. Penayangan poster itu merupakan hasil kerja sama Indosat Ooredoo dengan Iflix, perusahaan penyedia konten global.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Indosat Ooredoo sepenuhnya tidak memiliki maksud apapun dengan simbol-simbol yang ada dalam materi promosi tersebut. Sebagai perusahaan publik, kami selalu berupaya mentaati segala peraturan perundangan yang berlaku di Indonesia serta menerapkan prinsip-prinsip good corporate governance dalam melayani pelanggan dan masyarakat di Indonesia," demikian pernyataan Indosat Ooredoo dalam rilis yang diterima CNNIndonesia.com, Senin (3/9).
Spanduk itu dicopot lantaran menampilkan gambar palu arit dan bendera Uni Soviet.
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Awi Setiyono menjelaskan, informasi perihal reklame yang menampilkan gambar palu arit diterima oleh salah seorang personel Polres Metro Jakarta Selatan.
Menyikapi laporan itu, polisi langsung berkoordinasi dengan Pemerintah Kota Jakarta Selatan untuk melakukan pencopotan. "Sekarang sudah dicopot," kata Awi di Markas Polda Metro Jaya, siang tadi. (wis/obs)