"Menaker seharusnya bekerja keras memfasilitasi perselisihan, agar terjadi win win solution," kata Irma saat dihubungi, Senin (3/10).
Menurut Irma, Menaker Hanif Dhakiri harus turun langsung mendampingi persoalan yang terjadi di perusahaan sebesar Freeport lantaran seringkali perusahaan besar tidak menggubris jajaran yang berada di bawah level menteri.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebab, berdasarkan catatannya, Kemnaker sering kali lepas tangan dengan menyerahkan penyelesaian persoalan antara pekerja dan perusahaan ke pengadilan hubungan industrial (PHI).
Selain itu, Irma juga berharap agar Menaker dapat bersikap tegas terhadap perusahaan yang mengabaikan regulasi.
Sebelumnya, ratusan karyawan PT Freeport Indonesia di area Grasberg Operation menggelar aksi mogok kerja sejak Rabu (28/9) hingga Minggu (2/10). Akibat aksi tersebut, proses produksi di perusahaan itu dinilai menjadi tidak maksimal.
Kapolres Mimika Yustanto Mujiharso membenarkan pemogokan tersebut. Dihubungi CNNIndonesia.com pada Minggu (2/10), Yustanto mengatakan, pemogokan dilakukan oleh operator dari kru 1,2,3, dan 4 di area Grasberg (GRS) yang meminta persamaan hak dengan karyawan di bagian bawah tanah dan pengolahan (mill).
"Jumlahnya sekitar 200-an. Produksi perusahaan jadi tidak maksimal akibat pemogokan itu," ujar Yustanto.
(wis/sur)