Ketua tim pemenangan Anies-Sandi, Mardani Ali Sera, menjelaskan alasan kenapa visi dan misi mereka belum jelas lantaran pasangan Anies dan Sandi memang baru terbentuk.
Selama ini, kata dia, tim tersebut terlalu fokus mempersiapkan Sandi sebagai calon gubernur dan tak memprediksi masuknya Anies di menit akhir.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bagi Mardani, selama ini memang Sandiaga fokus untuk melihat permasalahan ekonomi dan lapangan pekerjaan. Hal ini berbeda dengan Anies yang justru melihat bahwa budaya dan keberadaban juga menjadi hal yang tak kalah penting.
Oleh sebab itu, untuk menyempurnakan visi-misi pasangan muda tersebut maka tim pemenangan akan bekerja keras menggabungkan kedua orang tersebut. Niatnya adalah untuk memajukan Jakarta dan membuat masyarakat bahagia.
"Sekarang ini kotanya boleh maju tapi penggusuran banyak dan membuat stres. Kami ingin kotanya maju dan masyarakatnya bahagia, itu visi besarnya," kata Mardani.
Dalam berkas visi misi yang diterima CNNindonesia.com, Anies-Sandi memiliki visi mewujudkan Jakarta sebagai tempat penghidupan yang manusiawi, adil, dan beradab yang berkelanjutan.
Sementara untuk misi, Anies-Sandi membaginya menjadi tiga bagian, yaitu (1) Membangun manusia Jakarta menjadi warga yang berdaya dengan menghadirkan kepemimpinan humanis serta mengayomi, penggerak birokrasi yang efektif, menjaga stabilitas harga bahan pokok, membangun sektor kesehatan, pendidikan, kebudayaan nasional, khususnya Betawi, serta mengatasi masalah-masalah sosial, (2) Membangun lingkungan kota Jakarta secara berkelanjutan dengan perencanaan yang memperhatikan daya tampung serta daya dukung lingkungan dan sosial, dan (3) Membangun kesejahteraan dengan menciptakan lapangan kerja, pembangunan infrastruktur dan penanggulangan masalah mobilitas warga kota. (adt)