Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Wonosobo Prayitno menyebutkan ketiga korban adalah Manidi (50) seorang sopir truk dan dua penambang, yakni Panto (30) dan Slamet (40). “Mereka warga Sendangsari, Kecamatan Garung,” ucap Prayitno di Wonosobo, seperti dilansir dari Antara.
Menurut Prayitno meskipun Kecamatan Garung merupakan daerah rawan bencana tanah longsor, namun kejadian yang menimpa tiga warga Sendangsari tersebut murni kecelakaan kerja.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tiba-tiba tebing setinggi sekitar 100 meter itu mengalami longsor. Material yang berguguran menimbun dua penambang dan seorang sopir," katanya.
Setelah kejadian tersebut, pihaknya akan berkoordinasi dengan pihak terkait untuk membahas perihal penambangan galian golongan C.
Kabupaten Wonosobo yang terdiri atas 15 kecamatan merupakan kawasan terdampak longsor. Hampir di tiap kecamatan itu pernah terjadi bencana tanah longsor. Tiga kecamatan merupakan daerah rawan bencana banjir, yakni Kecamatan Leksono, Wonosobo, dan Selomerto. (obs)