Melansir Antara, pesawat itu terbang dari Timika. Ketika mendarat di Ilaga, pesawat tergelincir sehingga sayap bagian kiri rusak.
Kapolres Puncak Jaya AKBP Hotman Hutabarat membenarkan peristiwa tersebut. Ia mengatakan, pesawat yang dikendarai pilo Zahron dan co-pilot Stevanus itu hanya membawa bahan makanan dan tidak mengangkut penumpang.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Penutupan bandara berlaku sejak pukul 7.49 hingga 10.30 WIT.
Selama ini, Puncak hanya dapat diakses melalui jalur udara. Budi berkata, kondisi geografis adalah kendala utama bagi pemerintah setempat.
Mengutip situs Pemkab Puncak, landasan pacu di Bandara Ilaga hanya memiliki panjang 600 meter. Pemerintah berencana memanjangkan landasan itu menjadi 1.600 meter agar pesawat jenis ATR dan hercules dapat mendarat di lapangan terbang itu. (abm/asa)