Jonan mengaku baru mengetahui keputusan Presiden Joko Widodo menariknya kembali daftar menteri, dua jam sebelum pelantikan.
Kedekatan Jokowi dan Jonan belum terkonfirmasi. Namun dua bulan sebelum menjadi orang nomor satu di Indonesia, Jokowi menyebut Jonan memang pantas memegang jabatan menteri.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tahun 2009, Jonan diserahi jabatan Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia. Sejak saat itu, masyarakat luas mulai mengenalnya.
Selama hampir dua tahun di Kementerian Perhubungan, kebijakan Jonan yang tanpa tedeng aling-aling melahirkan pujian sekaligus cibiran.
Jonan menyebut kemacetan parah di sepanjang jalur keluar Tol Brebes Timur pada arus mudik lalu tak menyebabkan korban jiwa. Dinas Kesehatan setempat menyatakan hal sebaliknya.
Kebijakan itu lantas dianulir Menteri Perhubungan baru, Budi Karya Sumadi. Budi adalah Presiden Direktur Angkasa Pura II, korporasi yang mengelola Soekarno-Hatta.
Keputusan Jonan mengambil alih seluruh terminal bus tipe A belakangan juga dipupuskan Budi.
Jonan ditegur Dahlan. Jonan harus menunjukkan keramahan agar setidaknya kesan positif dapat memancar dari dirinya.
"Karena tersenyum dan ramah terhadap orang di sekitar itu lebih bagus dari pada tidak senyum sama sekali," ucap Dahlan, Februari 2013. (abm/asa)