Ini adalah kali pertama kedua bakal calon yang diusung Poros Cikeas itu tampil di publik secara bersama-sama dalam blusukan atau terjun ke kalangan masyarakat. Setelah menggelar kunjungan ke vihara itu keduanya memutuskan untuk melakukan blusukan bersama.
Lokasi blusukan Agus dan Sylvi tak jauh dari letak vihara, yaitu di kampung sekitar Kelurahan Mangga Dua Selatan, Kecamatan Sawah Besar, Jakarta Pusat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Putih sekali ini wajahnya," kata Sylvi kepada salah satu warga.
Dalam berkomunikasi dengan warga, Sylvi tampak begitu luwes. Sylvi sebelumnya pernah menjabat sebagai Wali Kota Jakarta Pusat.
Setelah berbincang dan berinteraksi dengan warga, Agus dan Sylvi menyempatkan mendengarkan aspirasi dari warga. Di kesempatan itu warga mengaku bakal bakal memberi dukungan.
Agus dan Sylvi pertama kali dipertemukan pada Jumat (23/9) dini hari. Pertemuan di Cikeas, Bogor, itu berujung pada diusungnya mereka berdua sebagai pasangan calon gubernur dan wakil gubernur untuk Pilkada DKI Jakarta.
Setelah pasangan itu didaftarkan ke Komisi Pemilihan Umum, pada hari yang sama dengan momen pertemuan, Agus dan Sylvi pun diharuskan mensosialisasikan diri sembari menunggu penetapan calon serta masa kampanye.
Uniknya, aktivitas sosialisasi mereka jarang dilakukan secara bersama-sama. Agus keliling sendiri, Sylvi jalan sendiri.
Sylvi lebih sering mengisi sebuah acara dan berkunjung ke sekolah-sekolah sembari memberikan sedikir bantuan pada warga. Sedangkan Agus memilih melakukan kunjungan ke beberapa kampung dan berinteraksi dengan warga secara langsung. Berbeda dengan Sylvi yang biasa jalan sendiri, sering kali saat blusukan Agus membawa serta sang istri, Annisa Larasati Pohan.
Agus mengakui bahwa keduanya jarang jalan bersama, bukan berarti hubungan mereka berdua tidak harmonis.
Menurut Agus blusukan sendiri-sendiri macam itu bisa memberikan efektivitas dalam hal mendekati masyarakat. Bagi dia, eksposur ke masyarakat bisa lebih ditingkatkan jika jalan sendiri-sendiri.
Dan meskipun jarang jalan bersama, Agus menekankan keduanya tetap melakukan diskusi internal terkait apa yang mereka dapatkan selama bertemu dengan masyarakat. (obs)