Ia menjelaskan, SA adalah anak bungsu dari empat bersaudara. Kakak pertamanya bertugas di Reserse Narkoba Polres Metro Tangerang dan kakak keduanya berdinas di Satuan Lalu Lintas Polres Metro Tangerang.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dia (SA) sudah tinggal di Sepatan itu," kata Awi.
Awi menyatakan, SA telah meninggal dunia. Ia meninggal saat hendak dipindahkan dari Rumah Sakit Umum Daerah Tangerang Kota ke Rumah Sakit Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur.
SA meninggal lantaran kehabisan darah. "Itu akibat luka dua tembakan di kaki dan satu yang mengenai perut," ujar Awi.
Pada Kamis pagi ini, SA menyerang Kepala Kepolisian Sektor Tangerang Komisaris Effendi bersama dua anak buahnya, Inspektur Satu Bambang Haryadi dan Brigadir Polisi Kepala Sukardi di Pos Polisi Lalu Lintas yang berada di Jalan Perintis Kemerdekaan, Kota Tangerang.
Serangan itu mengakibatkan Effendi, Bambang, dan Sukardi mengalami luka akibat sabetan golok. (rel/wis)