“Penambangan menggunakan metode membuat lubang jarum sedalam 30-50 meter. Terjadi hujan, air dan lumpur masuk ke lubang sehingga 11 orang penambang terjebak di dalam lubang,” kata Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho dalam keterangan resmi hari ini.
Para penambang tersebut yaitu Tami berusia 45, Yongtok 30, Siam 28, Hamzah 55, Jurnal 21, Lukman 34, Guntur 34, Sito 25, Zulfikar 25, Herman 53, Erwin 44.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Kedalaman lubang PETI mencapai 50 meter dan lokasi cukup jauh dari permukiman. Aksesibilitas terbatas,” kata Sutopo.
Tim SAR Gabungan dari BPBD Kabupaten Merangin, BPBD Provinsi Jambi, Basarnas, TNI, Polri, relawan dan masyarakat terus melakukan upaya pencarian korban dengan melakukan penyedotan air dan lumpur. (rdk)