Informasi soal ketiga rekan korban itu didapatkan setelah penyelidik dari Unit Reserse Kriminal Polsek Tanah Abang memeriksa sejumlah saksi mulai dari satuan pengamanan (Satpam) hingga pengelola gedung.
"Tidak tahu ke mana (tiga rekan kerja korban), tapi berdasarkan data Kartu Tanda Penduduk (KTP) yang ada di pengelola, itu pekerjanya ada empat orang," kata Kepala Unit Reskrim Polsek Tanah Abang, Komisaris Mustakim.
Ketiga rekan kerja korban dibutuhkan untuk mengetahui penyebab runtuhnya gondola. Mustakim mengatakan, hingga kini polisi belum dapat memastikan penyebab jatuhnya gondola tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Polisi juga belum bisa menetapkan pihak yang harus bertanggung jawab dalam peristiwa ini. "Yang tanggung jawab Itu nanti ada kaitannya dengan uji kelayakan ada dari Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi DKI yang akan mengecek," ujar Mustakim.
Sebelum sampai di lantai dasar, gondola sempat menghantam sebuah videotron yang terletak di lantai enam gedung itu.
Corporate Communication Intiland Tower Prananda Herdiawan mengatakan, gondola jatuh saat sedang diuji coba milik kontraktor, PT Hitacindo Utama.
Karena bermasalah, gondola itu diperbaiki dan baru selesai diperbaiki pada pekan lalu. Hari ini merupakan uji coba perdana gondola tersebut. (wis/yul)