"Airnya masuk sampai ke dalam rumah pukul 15.00 WIB. Air di dalam rumah sampai mata kaki, tapi di luar bisa sebetis," kata warga Perumahan Duta Kranji, Kelurahan Kranji, Bekasi Barat, Kurnia (29) di Bekasi, Sabtu, seperti dilansir Antara.
Menurut dia, di kawasan tersebut terdapat puluhan rumah yang juga bernasib sama, namun tidak semua rumah kemasukan air karena sebagian sudah ada yang ditinggikan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut dia, genangan air di kawasan itu terjadi akibat luapan saluran air di tengah jalan utama yang tidak mampu menampung tingginya volume hujan.
Situasi itu kerap terjadi setiap kali turun hujan dengan intensitas yang tinggi selama lebih dari dua jam.
Permukiman lainnya yang juga tergenang air hujan adalah Perumahan Bekasi Permai, Kelurahan Bekasi Jaya, Kecamatan Bekasi Timur.
"Saluran air di perumahan ini hampir semuanya luber dan jatuh ke jalan. Saya tidak bisa keluar dari kos-kosan saya karena airnya lumayan tinggi di luar, hampir sebetis, jadi tidak aman buat motor takutnya mogok," kata penghuni Kosan Anggrek Syifa Faradila (30). (asa)