Sejumlah persoalan negara, termasuk yang berkaitan dengan Pilkada DKI Jakarta, disebut akan menjadi bahan pembicaraan pada pertemuan itu.
Ketua PP Pemuda Muhammadiyah Dahnil Anzar Simanjuntak menuturkan, lembaganya telah terbiasa dimintai pendapat oleh Jokowi tentang permasalahan negara.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami akan menyampaikan kasus itu. Kami ingin penanganan hukum yang berkeadilan agar menenangkan umat," ujar Dahnil melalui sambungan telepon, Selasa pagi.
"Dugaan saya, pertemuan itu akan bicara tentang apa yang sedang ramai belakangan ini, terutama tentang aksi Jumat nanti," kata dia.
Merujuk sikap ormasnya, Dahnil mengatakan, Muhammadiyah tidak mengimbau anggota dan simpatisan mereka untuk berdemonstrasi. Syaratnya, hak berpendapat itu harus disalurkan secara damai dan beretika.
Mengantisipasi kericuhan, Kepala Polri Jenderal Tito Karnavian mengeluarkan Surat Telegram Rahasia bernomor STR/779/X/X/2016 agar personel Brigade Mobil dari sejumlah ke daerah diperbantukan ke Polda Metro Jaya.
Tito juga meminta Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Mochammad Iriawan untuk menyiapkan setidaknya tujuh ribu personel gabungan untuk menjaga unjuk rasa tersebut.