“Aparat keamanan siaga, Panglima TNI dan Kapolri siaga penuh,” kata Wiranto di Surabaya, Jawa Timur, Senin malam (31/10), usai terpilih menjadi Ketua Umum Pengurus Pusat Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia periode 2016-2020.
Wiranto mengatakan, Presiden Jokowi telah memberikan arahan agar unjuk rasa ‘anti-Ahok’ yang rencananya digelar besar-besaran dapat berjalan lancar tanpa diwarnai tindakan anarki massa demonstran.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Yang tidak boleh, ujarnya, ialah apabila kebebasan menyuarakan pendapat itu dilakukan dengan membuat kekacauan yang kemudian mengancam kebebasan dan kepentingan orang lain.
Ia juga berpesan kepada demonstran agar tidak menakut-nakuti rakyat. Jangan sampai masyarakat dicekam ketakutan karena suasana demonstrasi.
Demi menjaga keamanan selama aksi demonstrasi, Jokowi memerintahkan aparat berjaga dan bersiaga. Ia meminta seluruh aparat yang akan bertugas mengawal demo bertindak profesional.
Kapolda juga telah menemui Imam Besar FPI Habib Rizieq dan Pangdam Jaya Mayjen Teddy Laksmana. Pertemuan itu menghasilkan 10 butir kesepakatan dengan inti: aksi unjuk rasa harus berlangsung damai, tertib, terhormat, dan bermartabat.
Saat ini pasukan Brigade Mobil dari sejumlah daerah telah diarahkan ke Jakarta untuk mengamankan demonstrasi.