Kapal penumpang itu tenggelam, Rabu (2/11) dini hari, saat berlayar dari Malaysia menuju Batam.
Kapolda Kepri Brigadir Jenderal Sam Budigusdian mengatakan, dari 18 korban tewas yang telah ditemukan terdiri, satu di antaranya masih bayi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara korban yang selamat ditampung di sebuah tempat di wilayah Nongsa. Ada empat penumpang yang harus menjalani perawatan di rumah sakit.
Lihat juga:Musibah Kapal TKI Karam |
Kebanyakan adalah tenaga kerja Indonesia di Malaysia yang menyalahi izin tinggal. Mereka menggunakan izin wisata dan harus kembali ke Indonesia.
Berdasarkan keterangan dari salah satu penumpang yang selamat bahwa sekira pukul 02.00 WIB Kapal jenis Speed Boat bertolak dari Johor, Malaysia menuju Batam.
Sekitar pukul 05.00 WIB pada saat di perairan Nongsa speed boat yang mereka tumpangi di hantam ombak dan terbalik hingga mengakibatkan penumpang jatuh ke laut. (sur/sur)