Ahok adalah Gubernur nonaktif DKI Jakarta dan Soni, panggilan Sumarsono, adalah pelaksana tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta.
Ahok menilai, Soni telah salah menafsirkan soal pelaksanaan lelang dini 14 proyek.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sumarsono, sebelumnya mengatakan, lelang dini 14 proyek dengan menggunakan anggaran 2017 itu menyalahi prosedur.
Hal ini karena, menurut Soni, lelang oleh Badan Pelayanan Pengadaan Barang dan Jasa DKI Jakarta dilakukan sebelum dokumen pendahuluan rancangan APBD yakni kebijakan umum APBD dan Prioritas Platfon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) dibahas bersama DPRD DKI Jakarta.
Selain itu, Sumarsono mengatakan kebijakan menghentikan sementara 14 proyek lelang itu untuk menjaga hubungan baik antara legislatif dan eksekutif. Jika dilanjutkan, menurutnya, dapat menimbulkan tertundanya penyusunan APBD.
Sumarsono berpendapat KUA-PPAS harus disetujui eksekutif dan legislatif sebelum lelang dimulai. Meski demikian, Soni mengaku telah meminta keterangan Blessmiyanda soal lelang dini yang dilakukan instansinya.
(wis/rel)
Selain itu, Sumarsono mengatakan kebijakan menghentikan sementara 14 proyek lelang itu untuk menjaga hubungan baik antara legislatif dan eksekutif. Jika dilanjutkan, menurutnya, dapat menimbulkan tertundanya penyusunan APBD.
Sumarsono berpendapat KUA-PPAS harus disetujui eksekutif dan legislatif sebelum lelang dimulai. Meski demikian, Soni mengaku telah meminta keterangan Blessmiyanda soal lelang dini yang dilakukan instansinya.