Tito dan Gatot berdiri di atas kendaraan taktis petugas. Tito meminta anak buahnya agar jangan melepaskan lagi gas air mata. Namun petugas sepertinya tidak mengindahkan perintah jenderalnya itu. Tembakan gas air mata terus dikeluarkan ke arah massa.
Senada dengan Tito, Gatot juga meminta anak buahnya yang mulai turun membantu pengamanan, untuk tidak menyerang massa.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Massa juga mulai terdesak ke sejumlah tempat seperti lapangan Monas, Kantor Radio Republik Indonesia, Gedung Mahkamah Konstitusi dan ke arah jalan Abdul Muis.
Massa memang sudah melebihi waktu demonstrasi yakni pukul 18.00 WIB. Sebelum kerusuhan ini, sempat terjadi aksi pelemparan pada petugas. Sempat terjadi juga aksi baku pukul antara petugas dan massa pengunjuk rasa. (sur/asa)