Hal itu disampaikan Iriawan saat memberikan keterangan pers di Jakarta pada malam ini. Diketahui, demo anti Ahok sejak senja tadi akhirnya berakhir bentrok antara petugas keamanan dengan ribuan massa yang tergabung dalam Gerakan Nasional Pengawal Fatwa MUI.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Iriawan menjelaskan seharusnya pertemuan massa dengan Wakil Presiden Jusuf Kalla sore tadi diakhiri dengan selesainya pula aksi anti Ahok tersebut. Namun, sambungnya, justru massa memilih bertahan di kawasan Istana Kepresidenan.
Diketahui, massa Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) sebelumnya diduga melempari petugas kepolisian dengan batu dan kayu. Dalam pantauan CNNIndonesia.com pada sore tadi, petugas tak membalas lemparan itu sesuai dengan apa yang diperintahkan oleh komandannya untuk tak melakukan aksi balasan. Bentrok akhirnya pecah dan menimbulkan korban luka pada aparat keamanan maupun demonstran. (asa)